No Image

Royal Golden Eagle Mengembangkan Pangkalan Kerinci

January 3, 2019 No Comments

Laju sebuah perusahaan bisa kita ibaratkan sebagai suatu kapal yang sedang berlayar. Dimana nahkodanya tentu butuh panduan agar tidak salah dalam menentukan arah dan tujuan. Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang dijalankan sampai saat ini oleh pemimpin Raja Garuda Mas yang kini bernama Royal Golden Eagle (RGE), Sukanto Tanoto.

Salah satu panduan yang dijalankan oleh RGE disebut dengan prinsip 5C. Prinsip ini merupakan prinsip yang diterapkan untuk menjalankan perusahaan dengan sebaik mungkin salah satunya adalah tidak hanya memberikan yang terbaik untuk perusahaan melainkan juga untuk masyarakat sekitar. Hal tersebut sudah terbukti kini, RGE di salah satu unit bisnis RGE sudah mengubah Pangkalan Kerinci menjadi jauh lebih baik lagi.

Royal Golden Eagle Mengembangkan Pangkalan Kerinci

Asian Agri yang merupakan salah satu unit bisnis Royal Golden Eagle dapat menjadi contoh bagi perusahaan yang lain. Unit bisnis RGE ini berkontribusi sangat besar dalam penyerapan tenaga kerja. Serapan tenaga kerja mereka bahkan mencapai angka yang sangat signifikan sampai 25 ribu karyawan.

Unit bisnis RGE lainnya seperti Grup APRIL juga sudah memberikan kontribusi yang sama. APRIL Grup yang berbasis di Riau menunjukkan peran penting mereka dalam hal penyerapan tenaga kerja. Industri pulp dan kertas ini sudah menciptakan lapangan kerja langsung sebanyak lebih dari lima ribu tenaga kerja sampai saat ini.

Jumlah tersebut mengalami lonjakan lebih banyak kalau kita tambahkan dengan jumlah pekerja tidak langsung yang muncul karena keberadaan APRIL. Tercatat sudah ada sekitar sembilan puluh ribu lebih lapangan kerja yang tercipta karena kiprah dari APRIL yang ada di Riau. Hal ini tentu saja memberikan dampak yang sangat besar dan signifikan. Hasil penelitian dari Unit Penelitian Ekonomi dan Sosial Universitas Indonesia mencatat bahwa keberadaan APRIL ternyata berpengaruh atas sekitar 5,4 persen rumah tangga yang ada di Riau. Sejak kehadiran unit bisnis grup yang awalnya berdiri dengan nama Raja Garuda Mas ini, pendapatan keluarga yang ada di Riau juga mengalami angka peningkatan yang sangat pesat bahkan mencapai 2 – 3 kali lipat dari sebelumnya.

Hal ini berdampak bahwa APRIL bagi ekonomi Riau memberikan dampak positif yang sangat signifikan. Unit penelitian ekonomi dan sosial Universitas Indonesia sendiri turut menyebutkan bahwa terdapat sekitar 6,9 persen perekonomian Riau yang asalnya adalah dari operasional perusahaan dibawah naungan RGE.

Secara nyata APRIL sudah memperlihatkan bahwa daerah pedesaan bisa maju asalkan potensinya dimaksimalkan seperti Pangkalan Kerinci yang saat ini sudah bisa beroperasi secara maksimal dengan pemanfaatan sumber daya yang ada disana. Ini semua telah dibuktikan oleh salah satu unit bisnis RGE yaitu PT Riau Andalan Pulp & Paper (PT RAPP) yang bisa memajukan daerah pedesaan seperti halnya Pangkalan Kerinci menjadi suatu kawasan yang sangat maju dan dinamis.

Semua ini tidak terlepas juga dari putusan PT RAPP yang menjadikan Pangkalan Kerinci sebagai suatu basis produksi dan hutan tanaman industrinya. Karena itu daerah yang awal mulanya hanya terdapat sekitar 200 orang tidak lebih ini di tahun 90an tentunya kini sudah menjadi daerah maju yang jumlah penduduknya lebih dari 102 ribu orang. Tentunya fakta yang dapat kita temukan tentang Pangkalan Kerinci ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah desa lain yang ada di Indonesia. Yang penting adalah kemauan untuk memaksimalkan potensinya dan Pangkalan Kerinci dibantu RGE sudah menunjukkan semua itu.